Showing posts with label UKM Indonesia. Show all posts
Showing posts with label UKM Indonesia. Show all posts

Sunday, December 22, 2013

Kredibilitas & Kejujuran: Modal Penting Berjualan Online



Belakangan ini, e-commerce di Indonesia memang perlahan-lahan jadi semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia, dan makin banyak orang yang mulai berani untuk berbelanja secara online. Tapi bukan berarti kekhawatiran masyarakat tentang kredibilitas online shop sudah benar-benar menghilang, lho. Maklum aja, namanya belanja secara online, pembeli tidak bertemu langsung dengan penjual. Jadi ketika uang pembayaran sudah ditransfer pembeli ke penjual tapi barang tak kunjung diterima, pembeli pasti langsung was-was, takut kalau ternyata sang penjual adalah penipu yang membawa kabur uangnya.



Kekhawatiran masyarakat ini tidak dibantu juga dengan banyaknya online shop palsu yang memang bisa dibilang ‘menipu’ masyarakat. Misalnya saja, barang yang dikirim tidak sesuai dengan foto di website, kualitas barang yang dikirim kurang prima, atau bahkan pemilik online shop ‘kabur’ dan tidak pernah mengirim barang walaupun dia sudah menerima uang pembeli.

Aku sendiri pun kadang menemui pelanggan yang cenderung ‘paranoid’ saat pertama kali berbelanja di online shop-ku. Mereka khawatir sekali kalau mereka tidak segera menerima barang yang sudah dipesan. Aku bahkan pernah disebut ‘penipu’ ketika barang tak kunjung diterima pembeli. Padahal waktu itu pengiriman barang terhambat karena masalah di kurir pengiriman. Pemilik online shop memang harus sabar menghadapi pembeli seperti ini. Tapi setelah beberapa lama menghadapi kekhawatiran pembeli, aku pun mulai menerapkan beberapa fitur di online shop aku untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, baik pelanggan lama maupun pembeli yang baru pertama kali berbelanja di online shop aku. Beberapa fitur tersebut adalah:

1.       Panduan pembeli
Panduan pembeli yang lengkap dan jelas tentang proses pemesanan dan pengiriman barang akan menghindari kesalahpahaman antara pembeli dan penjual.


2.       Blog
Belakangan ini sudah banyak online shop yang melengkapi tokonya dengan blog berisi konten pribadi ataupun yang berhubungan dengan produk atau target online shop-nya. Misalnya, kalau kamu berjualan produk bayi, kamu juga bisa melengkapi online shop-mu dengan blog tentang parenting atau perawatan anak. Selain meningkatkan kepercayaan pembeli, blog ini juga bisa menarik calon pembeli baru ke online shop kamu, lho. Soalnya mereka juga bakal dapat pengetahuan.

3.       Keterangan produk yang jelas
Setiap foto produk harus dilengkapi dengan keterangan yang jelas dan akurat. Misalnya, kalau tas yang kamu jual adalah tas KW, jangan bilang bahwa tas tersebut adalah original, ya. Selain itu, jelaskan apakah warna produk yang terlihat pada foto sama persis dengan warna asli produk atau sedikit berbeda karena efek filter atau kamera. Karena itu, sebenarnya penjual tidak disarankan untuk menggunakan bermacam filter saat memfoto produk jualannya.
  
4.       After sales service yang baik
After sales service ini termasuk konfirmasi ke pembeli setelah kamu mengirim barang, bahkan lengkap dengan nomor resi pengiriman. Selain itu, kalau pembeli memiliki keluhan mengenai barang yang dia terima, lebih baik bila kamu bisa mengatasi itu dengan baik.

5.       User review
User review atas produk alias testimoni pelanggan atas dagangan kamu sangat membantu kredibilitas online shop kamu. Kalau sudah banyak pelanggan yang puas dengan layanan online shop dan produk kamu, maka calon pembeli baru pun akan lebih percaya pada online shop kamu.


Fitur-fitur di atas bisa jadi acuan untuk menilai kredibilitas sebuah online shop, baik bagi kamu yang sedang membangun bisnis online shop atau kamu yang baru mulai mencoba berbelanja secara online. Membuat online shop dengan fitur di atas memang membutuhkan waktu, tapi investasi waktu itu jelas bermanfaat untuk kredibilitas online shop kamu. Kamu juga bisa bergabung dengan ‘online mall’ seperti www.tokoon.com yang terdiri dari gabungan berbagai online shop. Tidak sembarang online shop bisa memasang produk di situs ini, karena online shop harus mendaftar sebagai member dan memasukkan data diri lengkap sebelum mulai berjualan. Fitur seperti user review serta konfirmasi penerimaan pembayaran dan pengiriman barang juga sudah tersedia. Pembeli nyaman berbelanja dengan mudah, penjual pun bisa berjualan dengan tenang.

Aku sendiri adalah member di www.tokoon.com, baik sebagai penjual maupun pembeli. Aku sudah cukup sering berbelanja di situs ini. Kebanyakan sih belanja makanan dan baju.. hehe.. Sebagai pemilik online shop, cukup banyak juga pelanggan aku yang datang dari situs ini. Proses pemasangan produk, pembayaran, dll juga mudah. Berminat ikut gabung jadi member?


Sumber:


Thursday, December 12, 2013

Inspirasi Sajian Lezat Teri Medan



Sebagai orang yang hobi makan kayak aku, salah satu oleh-oleh yang selalu harus aku cari ketika aku sedang berlibur atau mengunjungi suatu tempat adalah makanan khas tempat tersebut. Salah satu kota yang menurut aku banyak banget pilihan oleh-oleh makanannya adalah Medan. Para wisatawan yang datang ke sini pasti gak bakal ketinggalan buat ngeborong oleh-oleh khas Medan seperti Bolu Meranti, sirup markisa, atau pancake durian.

Tapi kalau aku sendiri sih tertarik banget sama yang namanya teri Medan. Soalnya teri Medan bisa diolah menjadi berbagai hidangan. Berhubung aku suka masak, jadi 1 oleh-oleh ini bisa dibuat jadi berbagai masakan lezat. Teri Medan sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu ikan teri toge Medan yang berukuran sedikit lebih besar, dan ikan teri nasi Medan yang ukurannya lebih kecil dari ikan teri toge Medan. Kedua jenis ikan teri ini bisa kamu olah lagi jadi beberapa masakan, misalnya:

1.       Tumis Kacang Panjang Teri Medan
Untuk membuatnya, kamu cuma perlu menumis bawang merah, bawang putih, dan cabai merah yang diiris tipis beserta serai, lengkuas, dan daun salam. Tumis juga kacang panjang beserta teri medan yang telah digoreng hingga kering. Bumbui dengan garam, merica, dan gula pasir. Jelas lezat, tapi mudah disiapkan!



2.       Nasi Goreng Teri Medan
Nah, kalau resep ini bahkan lebih gampang lagi. Kamu tinggal menambahkan ikan teri nasi Medan yang telah digoreng kering ke dalam nasi goreng kamu yang telah siap. Penambahan teri Medan akan membuat sajian nasi goreng jadi semakin mantap!



3.       Sambal Teri Ijo
Untuk membuatnya, ulek cabai hijau besar dan cabai hijau keriting yang telah dikukus dengan bawang merah. Kemudian campur dengan ikan teri Medan yang telah digoreng, air jeruk nipis, dan garam. Aduk rata, dan sajikan bersama hidangan lain. Nikmatnya sambal yang pedas dan gurih dijamin bakal bikin kamu nambah terus.



4.       Kering Tempe Teri Medan
Hidangan ini tak cuma lezat, tapi juga bisa tahan disimpan agak lama, sehingga bisa dinikmati kapan saja. Cara membuatnya juga tidak sulit. Kamu cukup menumis bawang merah, bawang putih, dan cabai merah yang telah dihaluskan bersama daun salam dan lengkuas hingga harum. Lalu masukkan tempe, kacang tanah, dan teri medan yang telah digoreng kering. Bumbui dengan gula merah, garam, dan air asam hingga bumbu meresap. Kalau kamu mau menyimpan hidangan, pastikan untuk menyimpannya dalam wadah kedap udara agar sajian tetap lezat dan renyah.



5.       Pepes Tahu Teri Medan
Teri Medan tak hanya bisa disajikan dengan cara digoreng, tapi juga dengan cara dipepes. Caranya, campur bawang merah dan ketumbar yang telah dihaluskan dengan tahu putih yang telah dihaluskan, teri Medan yang telah digoreng, cabai merah yang telah dipotong, kelapa parut, telur, dan santan. Bumbui dengan garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masukkan campuran tersebut dalam daun pisang, bungkus, lalu kukus selama sekitar 25 menit. Pepes tahu teri Medan pun siap dinikmati.



Terbukti kan kalau teri Medan termasuk bahan makanan yang fleksibel, bisa disajikan dengan berbagai cara, dan bisa dikombinasikan dengan berbagai bahan makanan lainnya. Lima resep di atas tadi adalah sajian teri Medan yang paling aku suka. Kalau mau coba, tinggal ke pasar atau supermarket untuk membeli bahan-bahannya, termasuk teri Medan. Kalau lagi nggak punya waktu untuk ke pasar, sekarang kamu juga bisa pesan teri Medan melalui online shop, kok. Beberapa waktu aku baru aja beli teri Medan di online shopini . Rasanya mantap! Hmm.. jadi pengen makan teri Medan lagi, nih. Nanti malam mau masak teri Medan dengan cara apa ya? Ada yang bisa kasih ide?


Sumber:
Gambar comot dari Google

Monday, December 9, 2013

Pelanggan Kecewa? Atasi dengan Tips Ini!



Setiap online seller pasti pernah mengalami masa-masa di mana pelanggan memberikan feedback negatif atas produk maupun pelayanannya. Begitu pun saya, pernah juga mengalami hal tersebut. Namun gimana caranya mengatasi pelanggan yang kecewa? Apakah penanganannya sama dengan saat kita berjualan di toko?



Berdasarkan hasil riset, setidaknya ada 2 hal utama yang bisa dilakukan online seller dalam menghadapi feedback dari pelanggan yang negatif, yaitu:

1.      Menunjukkan Itikad Baik
Saat pelanggan melayangkan keluhan, sebaiknya kita langsung berusaha memperbaiki kesalahan dengan meminta maaf dan menyenangkan pelanggan. Misalnya, saya pernah belanja online, tetapi barang yang saya terima sudah dalam keadaan rusak karena proses pengiriman yang kurang teliti. Saat saya menyampaikan hal ini ke pihak seller, dia pun langsung mengirimkan kembali barang yang sama tanpa biaya tambahan. Alhasil, saya sebagai pelanggan pun senang atas pelayanannya dan akhirnya memberikan feedback yang positif. Hal ini akhirnya saya terapkan pada para buyer saya saat mereka menyampaikan keluhan.

2.      Menampilkan Testimoni Positif dari Pelanggan Lain
Saat calon buyer membaca review yang positif akan produk yang kita tawarkan, mereka akan lebih percaya dan tertarik untuk membeli produk kita. Di sini, istilah ‘pembeli adalah raja’ sangat perlu untuk diterapkan. Sebagai seller, kepuasan pelanggan adalah nomor satu. Untuk itu, pastikan untuk selalu membuat mereka senang.

Sebagai salah satu mitra bisnis toko online ini , saya banyak belajar bagaimana cara menangani pelanggan dengan baik, karena saya telah menemui berbagai tipe pelanggan sejak membuat akun di sana. Selain itu, ada beberapa catatan berikutnya yang perlu diperhatikan dalam menangani keluhan pelanggan, yakni:

1.      Respon Secepat Mungkin
Berbeda halnya dengan toko biasa, toko online bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Artinya, pelanggan bisa mengeluh kapan saja. Di sini, kita sebagai seller harus menanggapi keluhan mereka secepat mungkin, tapi tetap tepat sasaran.

2.      Dengar dan Cermati
Dengarkan setiap keluhan yang disampaikan oleh pelanggan dan cermati kenapa pelanggan tersebut sampai mengeluhkan layanan kita. Sebaiknya, kita tetap fokus pada pelanggan dan bukan pada keluhannya, supaya kita jadi bisa lebih berempati pada pelanggan dan segera tahu apa yang diinginkan oleh mereka, sehingga solusi yang kita tawarkan bisa tepat sasaran.

3.      Tempatkan Diri Saat Menanggapi Keluhan
Perlu diingat bahwa pelanggan mengeluh karena sistem pelayanan yang kita berikan, bukan kepada kita secara pribadi. Kalau sampai kita salah menempatkan diri saat menanggapi keluhan mereka, bisa mengakibatkan emosi personal yang gak pada tempatnya.

4.      Hindari Argumentasi Emosional
Semakin berkembangnya social media membuat siapa saja bisa berbagi pengalaman tentang apa saja. Misalnya, pelanggan yang kecewa memberikan review negatif di Twitter dan pelanggan tersebut mention akun Twitter online shop kita, sehingga para followers yang dia miliki bisa membaca review tersebut. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari argumentasi emosional dengan pelanggan.

5.      Verifikasi Keluhan Pelanggan
Begitu kita selesai menanggapi keluhan pelanggan, segera cek ulang apa yang menjadi sumber keluhan pelanggan. Misalnya, apa benar keluhan tersebut terjadi, kenapa bisa sampai terjadi, atau apa yang salah dari sistem layanan yang sudah kita rencanakan.

6.      Lakukan Solusi dengan Cepat
Begitu kita tahu kesalahan apa yang sudah terjadi dan sudah menemukan solusi, segera lakukan solusi tersebut. Jadi pelanggan yang kecewa akan kembali senang dan kemungkinan besar akan membeli produk yang kita tawarkan lagi jika kita merespon dengan solusi yang baik dan cepat.

7.      Sediakan Pedoman
Kalau kita menyewa jasa orang lain dalam menangani interaksi dengan pelanggan, jangan lupa untuk buat pedoman, sehingga tim atau karyawan kita gak akan kebingungan saat merespon setiap keluhan yang disampaikan pelanggan. Kita juga harus selalu siap saat ada keluhan pelanggan yang hanya bisa diselesaikan oleh kita sendiri.

8.      Buat Laporan Rutin
Sebaiknya, catat setiap keluhan pelanggan beserta solusinya, lalu buat menjadi laporan harian, mingguan, maupun bulanan. Jadikan laporan tersebut sebagai salah satu hal yang dibahas dalam rapat rutin dengan tim online shop kita, sehingga kita bisa sesegera mungkin memperbaiki kualitas sistem pelayanan terhadap pelanggan.

Demikian beberapa tips dari saya, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan online seller yang lain.